Wewe Gombel | Kisah dan Asal-Usulnya

Wewe Gombel | Kisah dan Asal-Usulnya


Artikel WeweGombel | Kisah dan Asal-Usulnya  kali ini akan membahas tentang salah satu mahluk halus di Indonesia, berbicara mengenai masalah Wewe Gombel, mungkin bagi sebagian orang adalah sesuatu yang tidak asing lagi, yakni sebagai hantu yang sering digambarkan sebagai sosok yang gemar menculik anak-anak.

Wewe Gombel atau juga sering disebut sebagai nenek Gombel ataupun sebagai Kolong Wewe adalah dalam tradisi jawa berarti roh atau hantu yang suka menculik anak-anak. Namun meskipun demikian ia digambarkan pula bahwa karakterisitik dari Wewe gombel itu sendiri tidak melukai si Anak.

Konon kabarnya, anak yang diculik adalah anak-anak dari keluarga yang kurang mendapat kasih sayang dari kedua orang tuanya. Entah karena masalah sibuk dalam pekerjaan maupun masalah kekerasan dalam rumah tangga. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan juga bahwa anak yang diculik adalah dari keluarga yang harmonis.

Wewe Gombel itu sendiri terkadang muncul sebagai sesosok wanita cantik ataupun bisa juga muncul sebagai sesosok nenek tua renta. Dengan karakterisitik khasnya yakni mempunyai payudara  besar menggantung bak buah pepaya. Ia kerap berkeliling bergentayangan setiap malam, untuk mencari jiwa anak-anak yang haus akan kasih sayang, dibesarkan dengan jauh dari cinta, perhatian maupun rangkulan dari kedua orang tuanya ataupun dengan alasan lainnya.
Namun banyak juga masyarakat yang mempertanyakan kebenaran perihal tersebut. Bagaimana asal-asul munculnya Wewe Gombel? Benarkah ada makhluk seperti itu?.

Artikel Wewe Gombel| Kisah dan Asal-Usulnya  kita akan mencoba membahasnya satu persatu.


Wewe Gombel konon dulunya adalah seorang istri yang kerap mengalami cekcok dengan suaminya. Lantaran di usia pernikahannya yang semakin matang , mereka belum dikarunia seorang anakpun. Hasilnya pertengkaran demi pertengkaran pun terjadi, keluarga yang awalnya harmonis namun sudah tidak lagi.
Perselisihan menuju pada puncaknya yakni ketika sang istri memergoki suaminya yang sedang berselingkuh. Suaminya pun semakin membenci dan mengucilkan istrinya tersebut. Hingga pada akhirnya kebebasan sang istri berakhir pada sebuah bilah-bilah kayu yang mempasung tangan dan kakinya. Peristiwa tersebut terjadi selama bertahun-tahun hingga sang istri mengalami depresi berat dan Gila. Ia terpasung dalam kesedihan, kekecewaan, dan  keputus asaan. Waktu demi waktu terus berjalan, hingga hembusan nafas dari sang istri telah pudar. Ia meninggal dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Dan hingga kini arwahnya konon masih bergentayangan dan menjadi sosok WEWE GOMBEL.
Sesuai namanya , kisah ini berasal dari daerah “bukit gombel” di Semarang , Jawa Tengah. Menurut kepercayaan orang, tempat tersebut dikabarkan sebgai kerajaan hantu.  Rumor yang beredar bahwa anak-anak yang diculik  oleh Wewe Gombel akan diajak bermain-main, dan diberi makanan yang enak-enak. Sang anak pun akan dibuat betah dan nyaman untuk bermain-main dengan Wewe Gombel tersebut. Hingga tak heran waktu hilangnya si anak hingga berhari-hari bahkan berbulan-bulan. Padahal sang anak hanya merasakan bermain beberapa jam saja. Hal tesebut terjadi karena adanya perbedaan ruang dan waktu antara dunia manusia dengan dunia lainya.
Untuk mencari anak-anak yang hilang diculik Wewe Gombel itu sendiri , diyakini hingga kini dengan keliling rumah atau kampong sambil menabuh tampah (nampan besar yang terbuat dari anyaman bambu), sambil mengucapkan kata “Blek-Blek Ting,Blek-Blek Ting(diikuti dengan  menyebut nama anak) sembari berkeliling kampong sebanyak 7 kali.
Simak juga artikel --->>>Permainan Pemanggil Iblis
Mengenai kesaksian dari kisah ini, penulis pernah berjumpa dengan seseorang dalam sebuah forum pelatihan Mind of technology yang waktu itu diselenggarakan di Denpasar. Kebetulan penulis kerap melanjutkan diskusi lewat chating Facebook, pada akhirnya hasil diskusinya tersbut menyerempet kea arah horror. Hal tersebutlah yang memberi penulis inspirasi untuk menuliskan artikel Wewe Gombel | Kisah dan Asal-Usulnya  . Sayangnya bapak tersebut tidak mau namanya dipublikasikan dalam artikel ini, maka dari itu sebut saja namanhya bapak Darmawan(nama disamarkan).
Beliau adalah seorang HRD di salah satu perusahaan swasta di Klaten, Jawa Tengah. Ia memiliki seorang anak laki-laki  yang kini sudah berumur 12 tahun sebut saja namanya Andre. Pada tahun 2009 waktu itu andre masih berumur 6 tahun dan baru beberapa hari masuk di sekolah dasar.  Ia biasa pulang sekolah pukul 10 pagi, jarak antara sekolah dan rumahnya kurang lebih 600 meter, cukup dekat memang dengan jarak yang memungkinkan untuk berangkat seorang diri di usianya yang masih kecil. Antara jalan menuju ke sekolah dari rumahnya, ditumbuhi pohon-pohon besar nan rimbun. Cukup rimbun untuk menghalangi teriknya sinar matahari pada waktu itu. Ia memang sudah diajarkan untuk mandiri yakni dengan berangkat ke sekolahnya tanpa diantar maupun di jemput, namun selang beberapa hari semenjak keberangkatan pertamanya menuju ke sekolah, Tak biasanya andre belum pulang juga, bahkan hingga hari sudah menjelang malampun batang hidungnya belum kelihatan. Lantaran cemas, istri pak Darmawan mencoba untuk menghubungi suaminya untuk mengabarkan bahwa sang anak belum kunjung pulang kerumah juga. pak Darmawan pun sempat dilanda kekhawatiran maka dari itu sepulang dari kantornya ia bergegas pergi kerumah teman-teman kelas Andre, berharap ia bisa menemukan anaknya. Namun sayangnya pencarian pak Darmawan nihil. Tak terasa hari sudah semakin gelap, khabar dari anaknya pun tak kunjung jelas perihal keberadaannya.
Waktu terus berjalan tak terasa sudah 3 hari berlalu namun anaknya pun tak kunjung ketemu, para tetangga hingga aparat kepolisian pun dilibatkan untuk proses pencarian, Namun sayangnya nihil. Berkat petunjuk dari tetangganya, ia mencoba untuk menemui orang pintar di daerah Semarang. Menurut penerawangannya, anaknya tidak sedang berada di dunia manusia tapi sedang berada di dunia lain. Ia pun mendapat petunjuk agar menyiapkan tampah untuk ditabuh keliling desa. Berbekal saran tersebut pak Darmawan bersama para warga lainnya melakukan apa yang disarankan oleh paranormal tersebut. Namun sayangnya hari itu tidak membuahkan hasil, bahkan keesokan harinya juga tak kunjung ada perkembangan. Hingga pada akhirnya tepat pada hari ketiga dalam proses pencariannya salah seorang warga yang sedang berburu burung menemukan seorang anak yang duduk terkatung dengan tatapan kosong di bawah pohon benalu besar yang berada tak jauh dari  belakang tembok rumah Pak Darmawan. Ia tampak masih mengenakan seragam sekolah, di di bawah kaki mungilnya tampak beberapa kotoran kerbau beralaskan daun pisang. Ia juga terlihat mengenggam erat sebuah batu kali, seakan tak mau melepaskan batu tersebut.
Wewe Gombel | Kisah dan Asal-Usulnya

Sadar bahwa anak itu andre, ia kemudian menggendong anak tersebut dan bergegas menuju kediaman rumah Pak Darmawan. Sontak isak tangis keharuan pun pecah. Bagaimana tidak andre sudah menghilang selama hampir satu minggu. Namun meskipun Andre sudah ditemukan , masih terpendam rasa kekhawatiran di hati pak Darmawan,  ia  tak henti-hentinya memanggil nama anaknya berkali-kali yang tengah terlihat linglung melihat anggota keluarganya sendiri, seakan yang dilihatnya adalah bukan anggota keluarganya.
Khawatir akan hal itu, Pak Darmawan kembali mencoba untuk menghadirkan paranormal yang semula telah memberi saran.  Dengan merapal beberapa mantra berbekal segelas air, ia memberi ari tersebut kepada andre untuk diminun serta kemudian menyarankan untuk mengistirahatkan Andre yang masih terlihat linglung, tak perlu menunggu lama hingga ia tertidur, tertidur dalam lelap yang menyiratkan betapa lelahnya ia, tak tanggung-tanggung ia tertidur hingga setengah hari, ia baru terbangun menjelang malam.  Begitu tersadar baru ia bisa mengingat anggota keluarganya, sang Ibu yang sedari awal sudah khawatir tak ketulungan menggengam tangan sang anak untuk menuntunya ke arah kamar manid. Memang tubuh Andre hingga ke seluruhan terlihat sangat kotor dan lusuh, setidaknya dengan mandi, ia bisa terlihat lebih bersih lagi.
Ketika mandi ia sang Ibu mencoba untuk mengorek beberapa informasi perihal kepergian sang anak, namun sayangnya Andre hanya bisa menunduk dan terbiam bisu, bahkan hingga mandi usaipun ia masih terdiam. Melihat kondisi seperti itu, rasa penasaran para anggota keluarga menjadi semakin menyeruak, secara perlahan-lahan satu persatu dari mereka mencoba untuk mengorek informasi sembari dari Andre, kemudian baru akhirnya  menceritakan pengalamannya, sebuah pengalamann dari anak berusia 6 tahun yang masih polos. Menurut pengakuan anaknya tersebut, sewaktu berjalan pulang ia bertemu dengan seorang nenek yang membawa semacam manik-manik yang sangat indah, berkelap-kelip yang membuat Andre sangat tertartik untuk memilkinya.
Nenek tersebut tampak ramah, dengan hiasan senyumnya ketika berbicara, ia mengatakan akan memberikan manik tersebut asal ia mau ikut kerumahnya, katanya di rumah neneknya ada cucu seusianya yang ingin bermain. Maksud si nenek adalah agar andre mau menemani cucunya sebentar saja. Ia juga pernah bilang kalau di rumahnya banyak punya makanan enak. Berbekal pernyataan itu Andre pun tertarik dan menganggukan kepalanya tanda setuju.
Tak selang beberapa lama, si Nenek mengenggam tangan mungil Andre untuk menuntunya ke rumah nenek tersebut. Rumah nenek tersebut terletak tak jauh dari rumahnya, tepatnya sekitar 20 meter dari balik tembok rumahnya. Asal di ketahui saja arah rumah yang ditujukan oleh andre tak lain dan tak bukan adalah tempat  terdapat pohon benalu besar  dimana ia ditemukan. Ia melanjutkan penuturannya bahwa  Rumah nenek tersebut cukup besar dihiasi beberapa ornament indah dililit hiasan lampu bercahaya indah yang kelap-kelip, rumah tersebut juga  dikeliling sejumlah pepohonan rindang, berhiaskan beberapa buah kolam renang luas dengan dipenuhi ikan-ikan yang ia sebut mirip anjing, entah ikan apa yang ia maksud. Selain itu Ia juga sempeat menuturkan bahwa tatkala berjalan menuju kerumah nenek tersebut ia melihat matahari meredup dan pada akhirnya menghilang,meskipun menghilang  namun anehnya hari masih tampak cerah.
Sesampai di rumah nenek tersebut,Andre kemudian disuguhkan beberapa buah-buahan segar serta diberi masakan nasi goreng, ia makan dengan lahapnya sembari ditemani oleh cucu dari neneknya tersebut. Katanya cucu nenek tersebut berjumlah 5 orang, dengan wajah yang menurutnya lucu yakni warna kulitnya agak kekuning-kuningan, dengan ditambah dahi yang agak lancip, dipadu dengan hidung yang menyerupai botol. Ia mengatakan wajahnya mirip dengan lukisan wayang yang ada di rumahnya. Sembari makan nenek tersebut menghampiri andre dan kemudian memberikan manik-manik tersebut, ia sempeat berpesan agar jangan melepaskan manik-manik tersebut.
Setelah selesai bersantap ria, masih dengan seragam sekolahnya, ia diajak bermain petak umpet oleh para cucu nenek tersebut. Tentu permainan yang sangat mengasikan menurutnya, kemudian ia bersembunyi di bawah meja tepat dimana ia sebelumnya menikmati hidangan, namun setelah itu ia sudah tidak ingat apa-apa lagi.
Tetangga yang menemukan andrepun sempat bersaksi begitu banyak terdapat kotoran kerbau beralaskan daun di sekitar tempat andre ditemukan, mendengarkan kesaksian tetangganya, ibunya pun terkejut. Mungkinkah hidangan yang dilihat andre itu sebenarnya adalah kotoran kerbau? Sebab ketika ibunya membersihkan mulut putranya, ia melihat bekas-bekas kotoran di mulut serta di giginya. Tidak hanya itu mungkinkah juga sebongkah batu kali  yang selalu digenggam oleh andre ketika di temukan adalah sebuah manik-manik yang ia maksud?

Sampai sekarang cerita tersebut masih menjadi mistery, apa sebenarnya yang terjadi, mungkinkah hal tersebut berkaitan dengan sosok wewe Gombel? Hanya Tuhan Yang Tau.

Semoga artikel Wewe Gombel | Kisah dan Asal-Usulnya   ini dapat menghibur anda di tengah rutinintas anda.
Kunjungi pansfage Facebook kami disini 

Simak juga Artikel -->>>Mistery Rumh Kos Berhantu

TONTON JUGA VIDIO Wewe Gombel | Kisah dan Asal-Usulnya DI YOUTUBE
Wewe Gombel | Kisah dan Asal-Usulnya
KLIK GAMBAR UNTUK MENONTON




atau KLIK DI SINI jika anda online menggunakan Mobile untuk menontonnya


Share on Google Plus

About Pandi Purnawan Cht

Seorang Penulis,founder of Simple Mistery,Copy Writer, Internet marketing,Trader, praktisi Mind of technology (Hypnosis, Hypnotherapy, NLP,Baca Kilat), Ghanta Yoga, dll. Memiiliki ketertarikan yang besar terhadap fenomena potensi manusia yang "TANPA BATAS"serta fenomena lainnya yang dianggap irasional yang masih terkubur dan diragukan kebenarannya semenjak manusia mulai mengandalkan otak kirinya. Semua itu ada dan nyata hanya saja kemampuan manusia saja yang terbatas untuk sampai ke arah sana. '"Tak ada yang tak mungkin, dan tak ada yang kebetulan di dunia ini, semua bekerja dengan daya tanpa batas!" -The Secreet-