JENIS GELOMBANG OTAK DALAM ILMU HIPNOTIS

JENIS GELOMBANG OTAK DALAM ILMU HIPNOTIS

Artikel Jenis Gelombang Otak dalam Ilmu Hipnotis ini merupakan salah satu materi dasar yang wajib hukumnya dipahami oleh para praktisi hipnotis. Gelombang otak merupakan sistem kerja alami dari otak yang sistem kerjanya amatlah kompleks. Manusia ketika terlahir di dunia ini sudah dibekali anugrah yang maha agung, anugrah yang mampu membuat manusia menjadi makhluk paling unggul di antara makhluk ciptaan lainnya. Sebuah mekanisme kompleks yang terstruktur secara sempurna, dan bekerja tanpa batas. Ya anugrah itu ialah otak manusia, sebuah perangkat yang membuat manusia mampu berpikir secara kritis dan memaksimalkan segala potensi yang ada pada dirinya.
          Otak manusia itu sendiri menghasilkan semacam gelombang listrik berfluktuatif secara simultan. Gelombang listrik inilah yang oleh teknologi modern di sebut sebagai Gelombang Otak atau Brainwave. Gelombang Otak/Brainwave itu sendiri di bagi menjadi 4 model gelombang, tiap gelombang mewakilii kondisi fisik dan mental seseorang. Gelombang tersebut yakni Beta, Alfa, Tetha dan Delta. Gelombang otak tersebutlah yang menandakan aktifitas seorang manusia. Sedangkan alat untuk mengukur frekuensi gelombang listrik pada otak manusia adalah alat yang bernama Electro Encephalograph (EEG). EEG ditemukan pertama kali oleh seorang psikiater berkebangsaan jerman  bernama Hans Berger pada tahun 1929.


JENIS GELOMBANG OTAK DALAM ILMU HIPNOTIS yakni:


1) Beta

Gelombang otak Beta berada pada kisaran 12-25 Hz. Gelombang ini mendominasi otak manusia ketika ia berada pada kondisi terjaga, menjalani aktifitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi, melakukan analisa, perhitungan, logika dll. Pada saat gelombang terlalu dominan, kecenderungan ia akan merasa tegang, stress, khawatir, panic dll

2) Alfa

Gelombang otak alfa berada pada kisaran 8-12 Hz. Mendominasi otak manusia saat ia tengah berada pada kondisi rileks namun tetap waspada. Seperti ; saat asik menonton tv, membaca buku, menulis, berdoa dan saat terfokus pada sebuah obyek. Gelombang alfa ini merupakan penghubung antara pikiran sadar dan bahwa sadar. Kondisi seseorang pada saat dominan berada di gelombang alfa dapat dikategorikan sebagai kondisi hypnosis ringan.

3) Theta

Gelombang Otak Theta berada pada frekuensi 0,1-4 Hz. Gelombang otak ini dominan pada saat seseorang tengah berada pada kondisi hypnosis yang dalam, meditasi, setengah tertidur, ataupun tidur dengan bermimpi.

4) Delta

Gelombang ini dominan pada saat seseorang tengah tertidur lelap tanpa bermimpi.

JENIS GELOMBANG OTAK DALAM ILMU HIPNOTIS
tampilan pola gelombang otak


          Penemuan teknologi gelombang otak ini amatlah berperan dalam eksistensinya ilmu hipnotis. Ilmu hipnotis yang dianggap  menggunakan ilmu mistis, jin, pellet dll kini sudah diterima sebagai kondisi alami dan ilmiah. Penemuan teknologi gelombang otak ini juga makin menguatkan prinsip kerja hipnotis. Seseorang ketika mulai di hipnotis menunjukan penurunan gelombang otak, yang menandakan penurunan aktifitas orang tersebut. bermula dari kondisi terjaga (beta) hingga hipnotis dalam (alpa/theta).

           Nah sehingga muncul pertanyaan kembali “apakah penurunan gelombang otak hanya terjadii pada saat seseorang di hipnotis?” jawabannya tentu tidak, metode penelitian yang dilakukan oleh Hans Berger dengan menggunakan media Electro Encephalograph (EEG), juga meneliti seseorang pada saat melakukan aktifitas sehari-hari, dan ternyata memang ditemukan perubahan pola gelombang otak. Dari mulai ia melakuakn aktifitas yang memerlukan konsentrasi tinggi hingga saat dia beristirahat. Ternyata di tangkap terjadinya penurunan gelombang otak bahkan hingga ke delta saat obyek penelitian tersebut tengah tertidur pulas. Proses tersebut semakin menguatkan bahwa fenomena gelombang otak bukanlah suatu hal yang bersipat irasional akan tetapi memang merupakan bagian dari fenomena ilmiah.

BACA JUGA ARTIKEL-->>MEMBEDAH RAHASIA PIKIRAN MANUSIA
         Jadi demikianlah artikel Jenis Gelombang Otak dalam Ilmu Hipnotis, hampir di semua pelatihan mind of technology pasti akan mengajarkan materi tentang Gelombang Otak ini, mengingat kaitan antara Gelombang otak dan ilmu hipnotis amatlah erat. Kunci sukses dari seorang hipnotis dalam membimbing client/suyet menuju kondisi trance(hipnotis yang dalam) di tentukan juga dari seberapa jauh praktisi hipnotis tersebut mengenali gelombang otak clien/suyetnya tersebut, apakah sudah siap diberikan sugesti ataupun belum.
     Semoga artikel Jenis Gelombang Otak dalam Ilmu Hipnotis dapat memberikan pemahaman kepada anda,dan apabila anda mendapatkan manfaat dari artikel Jenis Gelombang Otak dalam Ilmu Hipnotis ini jangan sungkan untuk di share.

KUNJUNGI JUGA CHANNEL YOUTUBE KAMI UNTUK MENDAPATKAN SAJIAN MENARIK LAINNYA



          
Share on Google Plus

About Pandi Purnawan Cht

Seorang Penulis,founder of Simple Mistery,Copy Writer, Internet marketing,Trader, praktisi Mind of technology (Hypnosis, Hypnotherapy, NLP,Baca Kilat), Ghanta Yoga, dll. Memiiliki ketertarikan yang besar terhadap fenomena potensi manusia yang "TANPA BATAS"serta fenomena lainnya yang dianggap irasional yang masih terkubur dan diragukan kebenarannya semenjak manusia mulai mengandalkan otak kirinya. Semua itu ada dan nyata hanya saja kemampuan manusia saja yang terbatas untuk sampai ke arah sana. '"Tak ada yang tak mungkin, dan tak ada yang kebetulan di dunia ini, semua bekerja dengan daya tanpa batas!" -The Secreet-